![]() |
Konawe, Sultra cerdas com - Seorang Warga Desa Kasumeiya, Kecamatan Onembute yang menjadi korban pencurian membuat Laporan Polisi yang diterima oleh Polisi Sektor (Polsek) Onembute.
Laporan Polisi (LP) tersebut dibuat oleh Nurochim (52) dengan Nomor: B/03/III/2026/Sek Onembute, pada hari Senin tanggal 30 Maret 2026, sekitar Jam 13.00 WITA.
Menurut Nurochim adapun kronogis pencurian tersebut terjadi Pada hari selasa tanggal 10 Maret 2026, Sekitar pukul 22.10 Wita. Saat itu ia menuju ke sawah untuk mengontrol mesin alkon miliknya yang sedang menyedot air di lahan persawahan di desa Napoosi.
Setelah tiba di sana, kemudian ia keliling-keliling sawah dan setelah tiba di dekat traktor mikinya ternyata mesinnya sudah tidak ada.
" Padahal tadi sore mesin traktor saya masih ada dan kemungkinan hilang sekitar pukul 20:00 Wita selah itu saya pergi melihat traktor milik pak Bhabinsa namun masih ada, lalu saya lanjut mencari disekitar lokasi dan menemukan mesin traktor saya sudah berada di hutan hutan pinggir jalan," ungkap Nurochim
Kemudian, ia menuju ke rumah Siara untuk meminta tolong dan menyampikan bahwa traktornya dicuri dan meminta tolong untuk memantau jagang sampai ada orang yang datang untuk membuat mesin traktor tersebut.
Selanjutnya, Nurochim menuju rumah Bhabinsa untuk berembuk apakah traktornya akan dibawah pulang atau tidak dan setelah berembuk, Bhabinsa mengatakan kita ngeronda saja.
Pada pukul 23:30 Wita, ia kembali ke lokasi bersamaan dengan Bhabinsa Sugiono namun dengan arah yang berbeda, sementara Nurochim singgah dan masuk ke dalam rumah Siara untuk mengecek mesin traktor di lokasi penyimpanan yang berjarak 100 meter dari rumah Siara.
Setelah pukul 24:30 Wita Nurochim melihat mobil melintas dan langsung berhenti, kemudian ia mendekati ke lokasi tersebut ternyata mobil itu berhenti tepat di samping mesin yang di temukan.
Dan ia melihat dari jarak 50 meter dari pintu mobil sebelah kiri mulai terbuka dan kemudian tiba-tiba saudara Turisman lewat menggunakan motor dan pintu mobil sebelah kiri langsung tertutup kembali
" Sekitar seperempat jam, saya berjalan menyusul dan belakang mobil tiba-tiba terhenti dan setelah saya mendekati ternyata mobil tersebut di hadang oleh massa yang jumlahnya sekitar 30an orang," Bebernya.
Lebih lanjut, diungkapkan Nurochim setelah melihat massa terlalu banyak ia pun menjauh dan tidak mengetahui kejadian selanjutnya.
" Saya berharap Setelah melaporkan kejadian tersebut, pelaku pencurian mesin traktor yang meresahkan warga segera dilakukan penangkapan," harapnya
Laporan : Red
