![]() |
| Poto : Muh. Jayadin |
Kolaka, Sultra Cerdas com - Plt Bupati Kolaka H. Muh. Jayadin, SE.,ME menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada puncak Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke 78 Kementerian Agama Republik Indonesia, bertempat di Alun-alun 19 November Kolaka 2024, Rabu (3/1/2024)
Pada kesempatan ini, hadir dalam Apel peringatan Hari Amal Bhakti ke 78 Para pejabat Eselon I, II, III, IV Forkopimda kab.kolaka, Fungsional pertama, muda, dan madya, serta seluruh pegawai aparatur sipil negara kementerian agama, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya Plt Bupati H. Muh Jayadin mengatakan, memasuki tahun baru 2024 ini, memiliki spirit ganda yang muncul dari pergantian tahun dan peringatan hari lahir kementerian agama. Ini harus diwujudkan dalam bentuk amal bakti yang semakin mendalam dan paripurna.
"Hari amal bakti tentu tidak srmata sebuah nama, tetapi didalmnya terkandung harapan dan tekad untuk mencurahkan pengabdian kita kepada seluruh umat beragama," katanya.
Selain itu, kata Jayadin pada peringatan hari amal bakti ke 78 kementerian agama ini, dirinya mengajak kita semua untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan perjuangan kita mewujudkan segala cita dibentuknya kementerian agama. Sebagai institusi yang memiliki tugas yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dibidang agama dan pendidikan keagamaan, tugas kementerian agama tidaklah ringan. Diantara tugas berat kita adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional. Tugas berat ini dilaksanakan diantaranya dengan memberikan layanan yang adil, transparan, dan akuntabel untuk seluruh umat beragama.
"Pada peringatan hari amal bakti ke 78 kementerian agama ini, saya mengajak kita semua untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan perjuangan kita mewujudkan segala cita dibentuknya kementerian agama. Sebagai institusi yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan dibidang agama dan pendidikan keagamaan, tugas kementerian agama tidaklah ringan. Diantara tugas berat kita adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional. Tugas berat ini dilaksanakan diantaranya dengan memberikan layanan yang adil dan transparan, dan akuntabel untuk seluruh umat beragama," pintanya.
Oleh karena itu, lanjut Jayadin mari kita wujudkan birokrasi yang melayani. Kita layani umat dengan senang hati, riang gembira, dan penuh pengabdian. Jadikan pelayanan umat ini sebagai "panggilan Hati", bukan semata kewajiban birokrasi. Pada Hari Amal Bakti Ke 78 ini,
"Atas nama Bapak presiden, diberikan penghargaan Satyalencana Karya Satya 30 tahub kepada 1.071 orang, 20 tahun kepada 2.810 orang, dan 10 tahun kepada 6.317 orang Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama," tutupnya. (Eno)
