
Poto : Fajrun
Koltim, Sultra cerdas com - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus membuktikan perannya sebagai motor penggerak utama untuk mendongkrak ekonomi dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat pedesaan.
Dibawah kepemimpinan ketua BUMDes Kampung durian Fajrun,S.Kep,CH pengelolaan BUMDES di Desa Puosu, Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur, terus mengalami kemajuan.
Melalui pengelolaan potensi lokal yang optimal, BUMDes Kampung durian berhasil menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjanagan ekonomi, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa.
Menurut Ketua BUMDES Puosu Fajrun, pengelolaan terus melaju dan memaksimalkan perannya dalam peningkatan ekonomi desa, saat ini BUMDes berfokus pada tiga kegiatan yaitu Ayam Petelur,Tabung gas dan Jual beli madu.
Karena itu, BUMDes sebagai lembaga sosial harus berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial yang prima.
" Program yang terencana, terukur dan jangka panjang, merupakan peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta memperluas akses usaha bagi berbagai kelompok masyarakat." Kata Fajrun saat ditemui media ini, Senin (1/6/2026)
Ia menjelaskan, Desa Puosu memiliki potensi ekonomi yang beragam, terutama pada sektor pertanian, peternakan, perdagangan serta pengelolaan madu hutan. BUMDes memaksimalkan potensi ini melalui pembinaan, pendanaan mikro, dan penyediaan akses pasar agar usaha masyarakat dapat berkembang.
Selain itu, dengan tata kelola BUMDes yang baik dan trnsparan dapat memperkuat rantai ekonomi desa, selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, juga memberikan kontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).
Melalui sinergi antara pengurus, pemerintah desa, dan masyarakat, BUMDes kampung durian, terus memperkuat perannya sebagai pilar ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan bersama.
BUMDes Kampung durian menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Kolaka Timur, melalui tata kelola pelaporan administrasi yang baik ,aknuntabel dan trnsparan serta membangun fondasi ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada kemanfaatan sosial dan keberlanjutan.
" Tata kelola yang profesional, strategi yang jelas dan dukungan masyarakat, BUMDes Kampung durian menjadi Badan usaha yang mampu mendorong transformasi ekonomi desa secara terukur. Untuk menciptakan desa mandiri, kuat secara ekonomi, sejahtera secara sosial, dan berdaya saing," pungkasnya.
Laporan : Poliwud