![]() |
| Ketagam : Kapolres Koltim AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H di dampingi Kasat Resnarkoba Iptu Laode Rasuli, S.H. |
Koltim, Sultra cerdas com - Polres Kolaka Timur menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkotika di wilayah hukum Polres Koltim yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati, Senin (29/6/2026).
Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H. yang didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Laode Rasuli, S.H. kepada sejumlah awak media mengatakan, pengungkapan kasus Narkotika tersebut yaitu jenis sabu-sabu.
Ia menjelaskan, dalam pengungkapan kasus Narkotika ini, di tahun 2025 Polres Kolaka Timur mengungkap 13 kasus dengan tersangka 17 orang, terdiri dari 15 laki laki dan 2 perempuan kemudian pelaku berumur 21 sampai 29 tahun serta 30 sampai 37 tahun.
" Rata rata pelaku berasal dari daerah kecamatan Lambandia, untuk tahun 2025 barang bukti yang kita amankan sabu sabu dengan berat 153,05 gram," ujarnya
Sedangkan modus operandi yang dilakukan para pelaku umumnya menerima sistem tempel kemudian mereka mengemas kembali untuk di jadikan paket kecil dengan target masyarakat, petani pekerja kebun dan wiraswasta.
Menurut Kapolres, sosialisasi dilakukan ke polsek Polsek, Masyarakat, pelajar mulai dari tingkat SLTP dan SMA dalam rangka penanggulangan dan pencegahan Narkotika.
Ditahun 2026 ini, sejaka Januari hingga Juni Polres Koltim berhasil mengungkap 7 kasus dengan 9 orang tersangka, semua laki laki berumur 25 samapai 28 tahun, barang bukti sabu sabu yang berhasil diamankan yaitu 38,40 gram, modusnya sama sistem tempel.
" kami tetap berkomitmen untuk memberantas Narkotika sampai keakar akarnya, Satresnarkoba akan selalu mengungkap perderan narkoba di wilayah hukum Polres Koltim," tegasnya
Ia berharap, media dan masyarakat untuk berkolaborasi bersama sama membebaskan Kolaka Timur dari bahaya Narkotika, apalgi daerah ini merupakan wilayah yang baru, jagan sampai perkembangan Koltim ini di rusak oleh Narkotika.
" Saya mengajak, untuk bersama sama mengungkap peredadan Narkotika, bersama kasat Resnarkoba mari kita jaga daerah ini, agar narkotika yang melintas di Koltim bisa kita angkat karena narkotika adalah ancaman dan bahaya kita semua." Imbuhnya.
Laporan : Marjunus
