Notification

×

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI

Pasang Iklan Halaman Atas

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI
.

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kolaborasi FPPP USN Kolaka Bersama Pemdes Watalara Dorong Pengelolaan Sampah dan Budidaya maggot BSF Sebagai Pakan Ikan

YUK ! BACA INFORMASI DARI SULTRACERDAS.COM SEMOGA BERMANFAAT UNTUK ANDA BY MARJUNUS
Sabtu, 26 September 2026 | September 26, 2026 WIB Last Updated 2026-09-26T11:21:30Z


Kolaka, Sultra Cerdas com - Fakultas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (FPPP) Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN Kolaka) berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Watalara, Kecamatan Baula dan Nampah Kolaka dalam kegiatan Bina Desa yang mengangkat edukasi lingkungan dan pemanfaatan sampah menjadi sumber daya bernilai guna.


‎Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Ilmu Perikanan dan Program Studi Ilmu Kelautan FPPP USN Kolaka ini merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dikemas melalui dua program utama, yaitu ELING WATALARA (Edukasi Lingkungan Desa Watalara) dan Pelatihan Budidaya Maggot BSF sebagai Pakan Ikan.

‎

Melalui ELING WATALARA, masyarakat diberikan edukasi tentang pemilahan sampah sejak dari rumah, termasuk pengenalan sampah organik dan anorganik serta potensi nilai ekonominya. Sementara itu, pelatihan maggot BSF memperkenalkan pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai media budidaya maggot, yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif dalam budidaya ikan.


‎Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi dosen dan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik sekaligus berkontribusi dalam menjawab persoalan lingkungan di tingkat desa.



‎Kegiatan mendapat antusiasme masyarakat, yang aktif mengikuti materi, praktik, dan diskusi mengenai persoalan sampah serta peluang pemanfaatannya. Masyarakat memperoleh pemahaman bahwa sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat dipilah, diolah, dan dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

‎

Kepala Desa Dukung Keberlanjutan Program

‎

Kepala Desa (Kades) Watalara, Tomy Ansyar, menyambut baik kegiatan Bina Desa yang dilaksanakan melalui kolaborasi FPPP USN Kolaka, Prodi Ilmu Perikanan, Prodi Ilmu Kelautan, Pemerintah Desa Watalara, dan Nampah Kolaka.


‎Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan sampah dan potensi nilai ekonominya, sekaligus mendukung pengembangan potensi perikanan air tawar yang dimiliki Desa Watalara.


‎“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Masyarakat mendapatkan pengetahuan baru bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai guna,” pujinya.

‎

‎Ia berharap kegiatan tersebut dilanjutkan melalui pendampingan, pelatihan, serta program pengelolaan sampah dan pengembangan potensi perikanan air tawar secara berkelanjutan di Desa Watalara.

‎

Masyarakat Dorong Pembentukan Bank Sampah Unit

‎

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Desa Watalara berharap segera terbentuk Bank Sampah Unit (BSU) sebagai wadah pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih terorganisasi dan bernilai ekonomi melalui jaringan Nampah Kolaka. BSU diharapkan dapat mendorong kebiasaan memilah sampah dari rumah, menabung sampah, sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

‎

Selain pembentukan BSU, masyarakat juga berharap adanya pelatihan dan pendampingan lanjutan dalam pengolahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, maggot, dan produk bermanfaat lainnya, sedangkan sampah anorganik diarahkan untuk daur ulang dan produk bernilai ekonomi. Program ini diharapkan menjadi bagian dari pendampingan Bina Desa Watalara dalam jangka panjang dan berkelanjutan.

‎

Sinergi Prodi Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan untuk Desa Berkelanjutan

‎

Kolaborasi Prodi Ilmu Perikanan, Prodi Ilmu Kelautan, FPPP USN Kolaka, Pemerintah Desa Watalara, dan Nampah Kolaka menjadi langkah awal program Bina Desa yang dilaksanakan dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Melalui ELING WATALARA, masyarakat didorong memilah dan mengelola sampah dari rumah serta memanfaatkan limbah organik melalui budidaya maggot untuk mendukung kegiatan perikanan.

‎

Program ini akan dilanjutkan melalui pengembangan Bank Sampah Unit (BSU), berbagai kegiatan pelatihan, dan pendampingan masyarakat secara bertahap sesuai kebutuhan dan potensi lokal. Sinergi dosen, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan Desa Watalara yang bersih, produktif, mandiri, dan berkelanjutan. (*)

×
Berita Terbaru Update