Notification

×

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI

Pasang Iklan Halaman Atas

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI
.

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peran POLRI Dalam Mewujudkan KAMSELTIBCARLANTAS Berbasis Edukasi, Teknologi dan Kemitraan Masyarakat

YUK ! BACA INFORMASI DARI SULTRACERDAS.COM SEMOGA BERMANFAAT UNTUK ANDA BY MARJUNUS
Rabu, 07 Oktober 2026 | Oktober 07, 2026 WIB Last Updated 2026-10-07T14:08:12Z


Konsel, Sultra cerdas com – Kepolisian Republik Indonesia melalui Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG) MABES POLRI menggelar kegiatan Penelitian dan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema _"Peran POLRI Dalam Mewujudkan KAMSELTIBCARLANTAS Berbasis Edukasi, Teknologi dan Kemitraan Masyarakat" Rabu (7/10/2026)


Kegiatan yang berlangsung di AULA PESAT GATRA POLRES KONAWE SELATAN ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Peneliti PUSLITBANG MABES POLRI, KOMBESPOL SAEFUDIN MUHAMAD, S.I.K beserta tim.


Penelitian ini bertujuan untuk menggali data lapangan, persepsi publik, serta efektivitas program Polri dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang tidak hanya represif, tetapi mengedepankan edukasi, pemanfaatan teknologi, dan kemitraan aktif dengan masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai elemen, antara lain:

1. Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan

2. Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara (HMJ-HTN) Institut Agama Islam Rawa Aopa (IAI-RA)

3. Komunitas Ojek Online (Ojol)

4. Tokoh Masyarakat

5. Tokoh Pemuda

6. Perwakilan masyarakat pengguna jalan lainnya.


Dalam paparannya, Bapak Saefudin selaku Ketua Tim menjelaskan bahwa paradigma Kamseltibcarlantas saat ini bergeser, Jika dulu pendekatan penindakan menjadi utama, kini Polri mendorong tiga pilar utama.


Kamseltibcarlantas tidak bisa hanya dengan tilang, Pilar pertama adalah *Edukasi*, membangun kesadaran hukum berlalu lintas sejak dini, Pilar kedua *Teknologi*, pemanfaatan ETLE, aplikasi digital, dan sistem informasi lantas dan Pilar ketiga yang paling penting adalah *Kemitraan Masyarakat*, karena polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan komunitas seperti Ojol yang setiap hari ada di jalan,"ujar Bapak Saefudin"


Ketua Umum beserta 2 Mahsiswa Perwakilan Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara  (HMJ-HTN) Istitut Agama Islam Rawa Aopa (IAI-RA) yang turut hadir menyambut baik pendekatan tersebut, Menurutnya, pendekatan edukatif dan kemitraan sejalan dengan prinsip negara hukum.


"Mahasiswa HTN melihat isu Kamseltibcarlantas bukan hanya soal lalu lintas, tapi soal perlindungan hak hidup warga negara, Kami dari HMJ HTN siap menjadi mitra kritis dan edukatif Polri untuk sosialisasi tertib lalu lintas berbasis kesadaran hukum, bukan karena takut ditilang," ungkap perwakilan salah satu Pengurus HMJ-HTN IAI-RA".


Sementara itu, perwakilan Ojol dan Tokoh Masyarakat Konawe Selatan mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan ruang dialog langsung antara masyarakat bawah dengan Mabes Polri. Berbagai masukan terkait kondisi jalan, penerangan, rambu, hingga perilaku pengendara di Konawe Selatan disampaikan dalam sesi diskusi.


Kegiatan diakhiri dengan pengisian kuesioner penelitian, sesi foto bersama.

×
Berita Terbaru Update