![]() |
Koltim, Sultra cerdas com – Anggota DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Suprianto, mengapresiasi semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat Kelurahan Tababu dalam membangun jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 2 kilometer secara swadaya.
Apresiasi tersebut disampaikan Suprianto saat melakukan kunjungan bersama sejumlah anggota DPRD Koltim untuk melihat langsung hasil pekerjaan jalan usaha tani yang diinisiasi oleh Pemerintah Kelurahan Tababu bersama masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Suprianto menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Tababu yang telah mengundang pihak DPRD untuk melihat langsung hasil pembangunan yang dilaksanakan melalui semangat kebersamaan.
“Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Tababu yang telah mengundang kami dalam kapasitas sebagai lembaga DPRD untuk melihat langsung pekerjaan jalan usaha tani ini,” ujar Suprianto,Jumat (2/10/2026)
Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan, dirinya Selaku perwakilan Komisi II DPRD Koltim memberikan apresiasi atas semangat dan motivasi masyarakat yang rela bersusah payah, bergotong royong, serta mengandalkan kemandirian untuk membangun akses jalan menuju lahan pertanian.
Menurutnya, upaya masyarakat tersebut merupakan hal yang luar biasa, terlebih di tengah kondisi fiskal daerah yang saat ini masih menghadapi keterbatasan. Partisipasi masyarakat melalui kerja swadaya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemerintah dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur di wilayah pertanian.
![]() |
| Ketgam : Suprianto Ketua Komisi II DPRD Koltim (baju putih) Edison Seklur Tababu (tengah, pakai topi) |
“Ini merupakan hal yang sangat luar biasa. Di tengah kondisi fiskal daerah yang belum begitu baik, masyarakat secara langsung ikut membantu pemerintah dengan membangun jalan usaha tani melalui swadaya dan gotong royong,” ungkapnya.
Suprianto menjelaskan, keberadaan jalan usaha tani sangat penting untuk menunjang aktivitas petani, khususnya dalam memperlancar pengangkutan hasil panen padi sawah menuju tempat penjualan.
Sebelum jalan tersebut dibuka, petani menghadapi kendala dalam mengangkut hasil panen karena akses menuju area persawahan belum memadai. Kondisi itu berdampak pada tingginya biaya transportasi yang harus ditanggung petani, termasuk biaya jasa ojek untuk mengangkut gabah.
“Bayangkan berapa biaya yang harus dikeluarkan petani untuk mengangkut gabah hasil panen mereka menggunakan jasa ojek. Dengan adanya jalan usaha tani ini, mudah-mudahan ke depan kendaraan pengangkut gabah sudah bisa masuk sehingga biaya transportasi dapat ditekan,” jelasnya.
Ia berharap, pembangunan jalan usaha tani tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kelancaran distribusi hasil pertanian dan mendukung aktivitas ekonomi petani di Kelurahan Tababu.
Suprianto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Tababu yang telah menginisiasi dan menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membuka akses jalan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga, khususnya di sektor pertanian.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kelurahan Tababu yang telah menginisiasi dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membuka jalan ini. Jalan usaha tani sangat penting bagi masyarakat yang memiliki lahan persawahan,” tuturnya.
Di akhir kunjungannya, Suprianto kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kelurahan Tababu atas partisipasi dan kerja keras mereka hingga pembangunan jalan usaha tani tersebut dapat diselesaikan.
Ia berharap semangat gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.
“Kami dari lembaga DPRD mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Tababu atas selesainya jalan usaha tani yang dikerjakan secara swadaya. Semoga jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat,” tutupnya.

