Notification

×

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI

Pasang Iklan Halaman Atas

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI
.

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kolaka Gelar Workshop Santri Preneurship

YUK ! BACA INFORMASI DARI SULTRACERDAS.COM SEMOGA BERMANFAAT UNTUK ANDA BY MARJUNUS
Jumat, 19 Desember 2025 | Desember 19, 2025 WIB Last Updated 2025-12-20T07:36:28Z


Kolaka,
Sultra cerdas com - Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka menggelar workshop Santri Preneurship, sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi umat, Sabtu (20/12/2025) di aula kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka.


Ketua panitia yang juga ketua komisi pemberdayaan ekonomi umat, Nur Syamsul mengatakan, tujuan dilaksanakan workshop Santri preneurship berawal dari pemikiran MUI Kolaka, ketika santri sudah tamat belajar di pondok, dia sudah memiliki bekal kemampuan menghasilkan pendapatan sendiri apakah dia lanjut kuliah atau lanjut kerja.


"Karena itu, melalui workshop ini ada upaya bagaimana santri bisa berwirausaha, khususnya setelah mereka selesai mondok," kata Nur Syamsul yang juga ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka.


Nur Syamsul mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bahagia jika 50 peserta santri kelas XII dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kolaka ini, setelah mereka melakukan workshop bisa menerapkan ilmunya dan menjadi pengusaha muda, apalagi mereka diajar Direktur Wiztren Sulawesi Tenggara.


Ketua Forum komunikasi Ponpes, KH Alamsyah berharap kegiatan berkelanjutan dan melibatkan santri yang lebih banyak dari hari ini, sehingga mereka bisa menjadi prakarsa dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di Ponpes.


"Menumbuh kembangkan jiwa wirausaha bagi santri itu penting, sehingga nanti santri punya modal ketika selesai mondok, apalagi banyak peluang yang bisa dilakukan ketika ada potensi yang dimiliki," kata KH Alamsyah.


Kepala Kemenag Kolaka yang diwakili Kasi  Zakat dan Wakaf, Nur Asia memberikan apresiasi komisi pemberdayaan ekonomi umat MUI yang telah menginisiasi kegiatan ini, dengan memberikan edukasi daya pikir anak santri bagaimana mereka menghadapi masa depan setelah selesai studi di Ponpes, sehingga mereka bukan hanya ahli dibidang agama, tapi juga ahli dalam berbisnis.


"Kegiatan ini memberikan motivasi pada santri bagaimana mereka mengembangkan potensinya, apalagi di Kolaka banyak potensi yang menjanjikan," kata Nur Asia.


Sementara Ketua DP MUI Kabupaten Kolaka, KH Muhammad Duana Said saat membuka acara workshop mengatakan, melalui workshop Santri preneurship dapat melahirkan pengusaha muda, apa lagi di Indonesia saat ini masih tercatat 3,2 pengusaha dan itu belum menunjukan negara maju. Selain itu, sebagian besar pengusaha yang menguasai sendi ekonomi Indonesia bahkan di Kabupaten Kolaka itu non Muslim.


"Di Kolaka saja yang menguasai sektor ekonomi itu non muslim. Ini karena paradigma berpikir yang berbeda. Mereka lebih suka menjadi pengusaha daripada pegawai negeri. Bahkan di Kolaka tidak ada etnis Cina yang menjadi PNS. Itu karena mereka anggap tidak menarik," katanya.


Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur'an Baiturrahim ini berharap santri tidak takut menjadi pengusaha, sebab menjadi pengusaha merupakan Sunnah Rasul. Sejak Kecil sampai dewasa Rasulullah merupakan pedagang/pengusaha. Selain itu menjadi pengusaha merupakan pekerjaan mulia karena sudah menjadi dermawan, paling tidak mencukupi beberapa orang keluarga yang menjadi pekerja.


"Jangan takut gagal karena semua punya jatah gagal. Besar peluang dan pintu reski terbuka ketika menjadi pengusaha," kata KH Muhammad Duana Said. (*)

×
Berita Terbaru Update