
Kolaka, Sultra cerdas com - Mushola Al Farha yang terletak di BTN Puri Dusun 1, Desa Watalara Kecamatan Baula kini terbengkalai, pasalnya Imam yang juga merangkap sebagai Guru Ngaji di Mushola tersebut tidak dibayarkan Gajinya.
Menurut Imam Mushola Gaji yang akan diterima itu akan dibayarkan oleh salah satu pengusaha tambang yaitu Direktur PT Putra Mekongga Sejahtera (PMS).
Iya, dihadapan Rumah Allah SWT, ia berjanji dan di saksikan oleh pengurus Mushola bahwa gaji imam akan dibayarkan perbelanjaan sebesar Dua juta rupiah.
" Sehingga dari hasil pertemuan tersebut di hentikanlah pungutan iuran untuk gaji imam," ungkapnya
Dikatakannya, pada saat pertemuan, Dr. H Budiman menyatakan bahwa silahkan anak anak mengaji dan tidak dipungut lagi biaya, semoga ini menjadi ladang pahala kita di hari yaumilkiayama nanti.
" Kehadiran H. budiman disambut baik saat itu, karena sudah meluangkan waktunya untuk bertatap muka sekaligus bersilaturahim langsung dengan pengurus Mushola," ujarnya
![]() |
Namun, diungkapkan Imam Mushola semua itu hanya janji semata yang sampai saat ini belum terealisasi.
" Kami sangat sesalkan seorang Tokoh dan Pengusaha ternama yang hanya bisa berjanji tetapi tidak menepati janji tersebut," kesalnya.
Akibat dari janji palsu itu, Imam Mushola berhenti karena seseorang harus bisa dipegang bicaranya, apalgi seorang tokoh ditambah pengusaha tentunya janji itu harus ditepati.
Bahkan, Setelah dilakukan konfirnasi sejak Desember dan Januari, salah satu kariwan dan kepercayaannya menyampaikan bahwa beliau ke Cina, ke Kendari banyak kesibukan sehingga belum bisa ditemui.
Sementara, dibeberkannya saat rapat beliau mengatakan ingatkan bila saya lupa.
" Semoga kejadian ini tidak terulangi, bagi pengusaha pengusaha tambang yang ada di Bumi Mekongga yang sama sama kita cintai ini," harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Media ini berupayah untuk melakukan konfirmasi kepada Direktur PT PMS namun belum terkonfirmasi.
Laporan : Paren
