Notification

×

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI

Pasang Iklan Halaman Atas

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SULTRACERDAS.COM,MEDIA DARING INI TELAH TERGABUNG ANGGOTA JMSI
.

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sejarah Berdirinya PWI di Wonua Sorume, ini Sosok Ketua yang Didaulat

YUK ! BACA INFORMASI DARI SULTRACERDAS.COM SEMOGA BERMANFAAT UNTUK ANDA BY MARJUNUS
Rabu, 13 Mei 2026 | Mei 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-14T06:33:35Z

Poto : ketua PWI Koltim bersama Sekretaris 

Koltim, Sultra cerdas com - Tanggal 7 April Tahun 2026 akan menjadi sebuah catatan bersejarah atas terbentuknya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). 


Fakta terbentuknya, berdasarkan hasil rapat pleno PWI yang digelar di Sekertariat PWI Sultra pada hari Selasa 7 April 2026 dan melalui Surat keputusan PWI Sultra beberapa waktu lalu. 


Diketahui, Persatuan Wartawan Indonesia  yang disingkat PWI adalah organisasi profesi wartawan yang merupakan konstituen Dewan Pers pertama, besar, tertua dan paling berpengaruh di Negara Republik Indonesia. 


PWI didirikan pada 9 Februari 1946 di Surakarta, sejak berdirinya, PWI merupakan Mitra selaras Pemerintah dan selalu bersinergi serta berkolaborasi dalam menyukseskan berbagai kegiatan Kebangsaan. 


Hal ini menjadikannya sebuah wadah perjuangan wartawan pertama dan Organisasi profesi kewartawanan di Republik ini yang sekian Tahun silam telah diakui Dewan Pers. 


 Sehubungan dengan hal tersebut, 9 Februari juga diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN), yang sering kali diselenggarakan bersamaan dengan hari ulang tahun PWI. Dan pada perayaan HPN yang digelar setiap 9 Februari berbagai pihak mulai Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat ikut terlibat dalam menyukseskan kegiatan yang bersejarah itu. 


Olehnya itu, dengan terbentuknya PWI Koltim maka ini merupakan sejarah baru di Koltim, sebab untuk membentuk cabang Organisasi ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh proses dan kelayakan persyaratan. bagi yang akan memimpinnya. Mulai dari masa keanggotaannya hingga tingkatan  kompetensi yang dimilikinya. 


Untuk itulah, pada 7 April 2026, adalah momen yang akan tercatat dalam sejarah, dan tentu ini akan menjadi HUT PWI Koltim. Di mana saat itu terlihat jelas dan terdengar suara ketokan pada Meja di ruang Sekretariat PWI Sultra layaknya ketokan Palu Hakim Mengetok Vonis sebuah Kasus telah resmi inkcrah. 



Namun kali ini ketukan itu menandai bahwa PWI cabang Koltim telah sah dan resmi terbentuk di Bumi Sorume yang tengah dipimpin Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka. 


"Kita sahkan dalam pleno ini bahwa PWI Kabupaten Kolaka Timur Periode 2026-2029 telah resmi terbentuk," Kata Ketua PWI Sultra Sarjano sambil mengetok Meja sebagai tanda bahwa PWI Cabang Kolaka Timur telah resmi terbentuk 


Dan ketukan itu merupakan hasil rapat pleno PWI yang digelar di Sekertariat PWI Sultra pada hari Selasa 7 April 2026. Dimana PWI Kolaka Timur merupakan pemekaran dari PWI Kabupaten Kolaka serta ditetapkan berdasarkan surat keputusan PWI Sultra.


Pada Rapat pleno pengesahan  dipimpin langsung Sarjono, S.Sos., M.A.P selaku Ketua Umum  PWI Sulawesi Tenggara. Mereka yang ikut berperan dalam rapat pleno pembentukan PWI Cabang Koltim yakni, Sekretaris PWI Sultra Mahdar Tayong, Ketua Dewan Kehormatan Rudy Iskandar serta Wakil Ketua Bidang Organisasi Atto Riyadi.


Dalam rapat pleno tersebut turut dihadiri pengurus PWI Kabupaten Kolaka, pengurus PWI Konawe, pengurus PWI Konawe Selatan dan beberapa pengurus PWI Sultra.


Hasil rapat pleno tersebut menetapkan Dekri Adriadi sebagai Ketua, Marsidin Sekretaris dan Hasrianti selaku Bendahara PWI Kolaka Timur dengan masa jabatan 2026-2029.


Melalui momen bersejarah ini, Sarjono mengharapkan agar dengan terbentuknya PWI Kolaka Timur dapat meningkatkan kualitas dan profesionalisme jurnalis di Kolaka Timur.


Ia pun menegaskan dengan terbentuknya PWI Koltim, maka PWI dapat memperluas peran dan strategis organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui kerja-kerja jurnalistik yang profesional, beretika dan bertanggung jawab.


Mengenal Secara singkat Biografi Dekri Adriadi 


Lalu siapakah Dekri Adriadi yang resmi ditunjuk menakhodai organisasi Profesi Wartawan yang pertama di Republik ini, di Koltim, berdasarkan tingkatan kompetensi yang dimilikinya ? 


Dia merupakan salah satu Wartawan TV Nasional yang juga Direktur Utama Triaspolitika dan mantan Sekertaris PWI Kolaka. Karirnya di organisasi PWI telah mencapai tingkatkan Wartawan Madia serta telah lama menjadi anggota biasa di PWI. 


 Ia merupakan Putra Asli Daerah Koltim yang lahir di Kecamatan Mowewe. Diketahui Kecamatan  Mowewe adalah tempat tinggal dan kelahiran Plt  Bupati Koltim Yosep Sahaka dan mantan Wakil Bupati dan Plt .Bupati Kolaka H. Amir Sahaka. 


Sehingga hal ini bisa dikatakan Mowewe adalah kecamatan yang selalu melahirkan pemimpin diberbagai bidang. 


Sebagai Organisasi Profesi Wartawan  yang berpengaruh dan Mitra selaras Pemerintah dalam menghasilkan Wartawan beretika, Profesional dan berkredibilitas, maka setelah terbentuk Dekri tak mau melihat anggota yang dipimpinnya menjadi Wartawan yang belum mendapatkan pengakuan secara legitimasi untuk bekerja secara profesional dalam melaksanakan tugas-tugas jurnalistik. 


Dekri langsung tancap gas mengarahkan Anggotanya  untuk mengikut uji kompetensi Wartawan.(UKW) yang digelar PWI dan Diskominfo Konawe. 


"Teman-teman sekarang saya minta kalian harus ikut UKW, agar bisa mendapatkan pengetahuan dan pengakuan secara tertulis dari Dewan Pers dan ini bagian dari syarat meningkatkan berkarir di PWI," ujar Dekri saat mengajak anggotanya. 


Adapun upaya yang dilakukan Dekri sebelum anggotanya mengikuti UKW,  Ia secara insten mengajarkan mulai dari teknik penulisan berita yang memiliki standar penulisan Jurnalistik,  penggunaan bahasa jurnalis Indonesia yang benar dan pemahaman etika dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik termasuk penafsiran sejumlah kode etik jurnalistik. 


"Jadi tolong diperhatikan ini teman-teman, dalam menulis berita ada yang namanya lead berita dan pemisahan kutipan bahasa langsung dari narasumber,"jelas Dekri saat mengajar anggotanya sebelum mengikuti UKW. 


 Berkat ketekunan dan kejeniusan mengajar dan membimbing anggota  PWI Koltim yang bersyarat masuk dalam organisasi tersebut, Alhasil sejumlah anggota PWI Koltim dinyatakan lulus dan menjadi Wartawan kompeten yang mendapatkan pengakuan secara legitimasi dari Dewan Pers 


Usai dinyatakan lulus kompeten pada UKW ke 851 PWI, Dekri langsung melakukan rapat evaluasi  penyusunan keanggotaan untuk dikirim ke PWI Pusat guna mendapatkan SK bagi semua Anggota PWI Koltim. 


Sekedar untuk diketahui.


Hari Pers Nasional (HPN) yang diperingati setiap tanggal 9 Februari merupakan momen bersejarah bagi insan pers Indonesia. 


Ini dilakukan sejak beberapa tahun silam dan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 dan perayaan ini dikoordinasikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia sebagai leading sector yang bekerja sama dengan Dewan Pers dan pemerintah daerah sebagai tuan rumah penyelenggaraan.


Sebagai organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia, PWI tentunya memiliki peran strategis dalam memastikan perayaan HPN agar terselenggara secara bermakna.


 Setiap tahunnya, penyelenggaraan HPN dilakukan secara bergantian di berbagai ibu kota provinsi  di Indonesia, ini menandahkan semangat keadilan dan pemerataan keberagaman pers nasional.



Laporan  : Team Sc

×
Berita Terbaru Update