
Kolaka, Sultra Cerdas – Musim kemarau membawa tantangan tersendiri bagi aktivitas pertambangan, khususnya pada jalur pengangkutan bijih nikel yang setiap hari dilalui kendaraan berat.
Cuaca panas dan kondisi jalan yang kering membuat debu lebih mudah beterbangan ketika armada hauling melintas. Kondisi tersebut menjadi perhatian PT Akar Mas Internasional yang tetap menjalankan aktivitas pengangkutan bijih nikel di tengah musim kemarau.
Pantauan wartawan di lapangan, Rabu (2/9/2026), menunjukkan sejumlah armada hauling bergerak menuju kawasan jetty perusahaan. Aktivitas kendaraan berlangsung secara rutin sebagai bagian dari distribusi mineral.
Namun, kondisi jalan yang kering membuat pengendalian debu menjadi hal yang tidak dapat diabaikan. Untuk mengantisipasi sebaran debu, perusahaan menyiagakan truk tangki air untuk melakukan penyiraman di sepanjang jalur hauling.
Penyiraman dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, terutama pada titik-titik yang menjadi jalur utama kendaraan pengangkut.
Petugas Keamanan PT Akar Mas Internasional, Agus, mengatakan penyiraman merupakan salah satu upaya perusahaan dalam mengendalikan dampak aktivitas kendaraan selama musim kemarau.
“Kami melakukan penyiraman setiap saat di jalur hauling dan terus melakukan pengawasan langsung di lapangan. Langkah ini penting agar material tanah tetap basah dan tidak beterbangan ke udara,” ujar Agus saat ditemui wartawan, Rabu (2/9/2026).
Menurut Agus, pengendalian debu tidak hanya dilakukan melalui penyiraman jalan. Kecepatan kendaraan hauling juga menjadi bagian dari pengawasan di lapangan.
Armada diminta tidak melaju secara berlebihan agar gesekan roda dengan permukaan jalan tidak memicu kepulan debu yang lebih tinggi.
Pengawasan dilakukan secara langsung untuk memastikan aktivitas pengangkutan tetap berjalan sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap lingkungan sekitar.
Bagi perusahaan, kondisi kemarau membutuhkan pengawasan yang lebih intensif. Jalan yang kering dapat membuat debu lebih mudah menyebar, terutama ketika dilalui kendaraan dalam jumlah cukup tinggi.
Karena itu, pengendalian debu ditempatkan sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan selama aktivitas operasional berlangsung.
Aktivitas hauling sendiri merupakan bagian penting dari rantai operasional pertambangan. Bijih nikel yang diangkut selanjutnya dibawa menuju kawasan jetty untuk proses berikutnya.
Keberlangsungan aktivitas tersebut juga turut berkaitan dengan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah operasional, termasuk keterlibatan tenaga kerja lokal dan berbagai usaha pendukung.
Meski demikian, keberlanjutan aktivitas industri tetap membutuhkan perhatian terhadap kondisi lingkungan dan kenyamanan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Di tengah musim kemarau, penyiraman jalan menjadi salah satu langkah yang ditempuh PT Akar Mas Internasional untuk menekan potensi sebaran debu. Armada tangki air disiagakan agar jalur hauling yang mulai mengering dapat kembali dibasahi.
Dengan pengawasan tersebut, perusahaan berupaya menjaga aktivitas hauling tetap berjalan sekaligus memperhatikan pengendalian dampak debu terhadap lingkungan sekitar.
Tantangan di tengah musim kemarau bukan hanya memastikan aktivitas pengangkutan tetap berjalan, tetapi juga bagaimana kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Laporan : Team Red SC